Tips Menunda Menopause Secara Alami



 Banyak wanita yang merasa takut menghadapi menopause padahal fase ini, suka tidak suka pasti akan dialami. Pada umumnya menopause terjadi pada rentang 1-10 tahun sebelum seorang wanita berhenti total mengalami haid. 

Di artikel  ini kita akan membahas beberapa tips bagaimana cara menunda menopause terjadi terlalu cepat.Oleh para ahli, menopause didefinisikan sebagai keadaan tidak terjadinya haid selama 12 bulan berturut-turut. 

Fase ini dimulai dengan munculnya gejalasiklus menstruasi yang menjadi lebih panjang dari biasanya sampai akhirnya berhenti total.Waktu menjelang menopause kadang-kadang disebut dengan istilah pra menopause. 


Rata-rata usia wanita yang mengalami fase ini adalah 51 tahun tapi meski demikian menopause juga bisa terjadi pada usia awal 30 tahun atau bahkan akhir 60 tahunan. Sampai sekarang tidak ada alat ukur yang paling tepat yang dapat memprediksi kapan seorang wanita akan mengalami menopause. Tetapi beberapa ahli menemukan bahwa menopause dapat ditunda dengan menjalani gaya hidup sehat saat usia masih muda.

Menunda menopause berarti mencegahnya terjadi terlalu cepat dari yang semestinya. Pada umumnya wanita mengalami menopause pada kisaran usia 48 sampai 50 tahun, lebih cepat dari rentang waktu itu disebut menopause dini . Hal ini biasanya terjadi karena situasi tidak normal yang mengganggu fungsi ovarium seperti terjadi infeksi, trauma, operasi indung telur, radiasi, atau bisa juga karena pengaruh obat yang dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama.

Gejala Menopause
Menopause terjadi karena adanya penurunan kadar hormon estrogen dalam tubuh, salah satu dampak yang ditimbulkannya adalah terhentinya siklus haid dan adanya beberapa gejala tidak mengenakkan terutama di malam hari sepertirasa panas dan sakit kepala yang mengganggu.

Berikut ini beberapa gejala lain menopause pada wanita:

1. Vagina kering
2. Sering mengalami migraine
3. Kulit terasa panas dan kemerahan (hot flashes)
4. Kulit sering terasa kering dan elastisitasnya berkurang
5. Mudah ngos-ngosan saat berjalan kaki
6. Bagian pinggang terlihat lebih gemuk
7. Nyeri panggul

Cara Meminimalisir Gejala Menopause
Menopause adalah kondisi normal yang pasti dialami dan bukan penyakit yang harus diobati. Tindakan pengobatan untuk meredakan gejala menopause bisa dilakukan jika gejala tersebut cukup mengganggu atau sangat berat. 

Beberapa dokter biasanya memberi terapi hormon pada wanita yang mengalami menopause, tapi beberapa tips di bawah ini juga dapat mengurangi gejala-gejala tersebut:
  1. Jagalah selalu pola makan dan pola hidup sehat. Minum air putih 1600-2000 cc sehari, perbanyak konsumsi karbohidrat, sayur, susu, suplemen, vitamin dan lemak dalam jumlah cukup.
  2. Konsumsi buah untuk membuat tubuh tetap sehat.
  3. Rutin berolahraga ringan agar tubuh tetap bugar. Selain itu, rajin berolahraga membuat peredaran tubuh lancar.
  4. Kurangi stress, istirahat yang cukup dan hindari sering begadang karena akan membuat tubuh semakin terasa lemah dan lelah.

Cara Menunda Menopause Secara Alami
Meskipun fase menopause merupakan sebuah fase alamiah yang tidak bisa dihindari, tetapi para wanita bisa melakukan berbagai upaya untuk menunda kedatangannya. Banyak wanita di usia menjelang 50 tahun masih mengalami haid dan bahkan bisa hamil, dan beberapa wanita lainnya di usia yang sama mengalami menopause dan tidak lagi mendapatkan tamu bulanannya.

Pada dasarnya menopause bisa ditunda agar tidak terjadi terlalu cepat. Berikut ini beberapa cara menunda menopause:
1. Menunda menopause dengan konsumsi royal jelly dan maduWanita yang rajin mengonsumsi royal jelly dan madu akan merasakan manfaatnya saat usia semakin bertambah kelak, yaitu tertundanya masa menopause. Dalam madu, terdapat protein, asam lemak esensial, asam amino, vitamin B kompleks, enzim dan mineral.Kandungan tersebut berkhasiat untuk membantu kelancaran regenerasi sel, memperbaiki sistem reproduksi, meningkatkan daya ingat, menjaga kesehatan otak dan mencegah munculnya osteoporosis. Selain itu, mengonsumsi madu dan royal jelly dapat menghambat penuaan.

2. Menunda fase menopause dengan mengurangi konsumsi kafeinAda cara lain untuk menunda datangnya menopause selain mengkonsumsi madu. Anda harus mengurangi konsumsi kopi yang banyak mengandung kafein. Mengurangi asupan kafein juga bermanfaat untuk menghilangkan beberapa gejala fisik tidak menyenangkan saat memasuki fase menopause.Menurut dr. Wiwik Widayanti, menopause bisa datang lebih lama jika wanita tersebut mampu menjaga keseimbangan hidupnya. Misalnya menghindari polusi, menghindari alkohol, tidak merokok dan mengurangi konsumsi kafein. Wanita juga disarankan untuk meningkatkan manajemen diri sendiri dan mendekatkan diri kepada Tuhan agar terbebas dari masalah psikis yang rentan terjadi.Dengan demikian, sistem dalam tubuh wanita dapat berjalan dengan baik dan seimbang. Hormon dalam tubuh juga masih bisa berfungsi dengan baik, termasuk hormon estrogen. Lebih baik ganti konsumsi kafein dengan minum air mineral yang lebih menyehatkan.Anda bisa juga mengganti minuman kopi dengan olahan susu, yogurt dan keju. Demikian juga dengan kebiasaan merokok yang sebisa mungkin dihilangkan. Dengan berkurangnya kadar nikotin dan kafein dalam tubuh, sistem metabolisme akan berjalan lebih baik. Memang, awalnya tidak mudah merubah gaya hidup ke arah yang lebih sehat untuk menunda fase menopause . Namun, tidak ada salahnya anda mencoba.

3. Konsumsi daun kemangiBanyak wanita yang bingung setelah memasuki usia 40 tahun, bagaimana menunda masa menopause terjadi? adakah makanan yang dapat menunda menopause? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu sebetulnya normal ditanyakan apalagi jika telah timbul gejala-gejala tertentu yang tidak menyenangkan.Daun kemangi diyakini memiliki khasiat menunda menopause dini terjadi. Setangkai daun kemangi mengandung banyak senyawa yang dibutuhkan tubuh untuk merangsang produksi hormon estrogen dan androgen. Kemangi juga banyak mengandung senyawa boron, anetol dan zat stigmaasterol yang dapat merangsang pembentukan sel telur dan zat triptofan yang mampu menunda terjadinya menopause.Baca juga: Manfaat Daun Kemangi Untuk Meningkatkan Gairah Seks Pria

4. Perbaiki pola hidup untuk menunda menopause terjadi terlalu cepatMenunda menopause bisa dilakukan dengan cara mulai menjalani gaya hidup sehat selagi usia masih muda. Tubuh yang sehat akan membuat mekanisme dalam tubuh berjalan normal termasuk siklus menstruasi. Mulailah berolahraga secara teratur, berhenti merokok dan mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak antioksidan.Menjelang masa menopause, wanita akan kehilangan banyak hormon estrogen, oleh karena itu perbanyaklah mengkonsumsi makanan yang mengandung phytoestrogen, seperti gandum dan kedelai. Makanan-makanan ini membantu tubuh memproduksi hormon estrogen sehingga dapat menunda menopause.

5. Ramuan tradisional untuk menunda menopauseIndonesia memiliki banyak tanaman yang berkhasiat obat, beberapa diantaranya bahkan sudah diekstrak menjadi kapsul ataupun tablet. Beberapa jenis tanaman tersebut dibuat secara tradisional dan menjadi ramuan yang sangat bermanfaat untuk menunda menopause.

Fungsi utama ramuan ini adalah meningkatkan daya tahan tubuh dan menyeimbangkan hormon. Bila dikonsumsi secara teratur maka produksi hormon estrogen wanita menjadi teratur. Berikut ini cara membuatnya

:Bahan-bahan : Siapkan tumbuhan jari temugiring sebanyak 25 gram, jari kunyit 25 gram, lada hitam sebanyak 3 butir, cabai jawa 2 buah, adas sebanyak seujung sendok teh, kayu manis, cengkeh 5 butir dan air sebanyak 500 cc

.Cara membuat : Semua bahan di atas dikumpulkan dan dibersihkan sehingga tidak ada kotoran lagi. Kemudian bahan-bahan tersebut ditumbuk sampai halus kemudian diseduh dengan air yang sudah mendidih. Saring air rebusan tersebut dan boleh diminum setelah dingin.

Buat dan minum ramuan tradisional ini dua kali seminggu dan konsumsilah secara rutin maka menopause dini tidak akan terjadi. Ramuan ini juga bermanfaat untuk mengurangi gejala-gejala fisik yang biasanya mengganggu selama masa menopause. 

Demikian beberapa tips bagaimana cara menunda menopause terjadi terlalu cepat pada wanita....

BACA JUGA ;
  1. Sayang, Pijat, Yuk!
  2. Bisa Ratusan Gaya
  3. Urusan Seks, Siapa Bilang Perempuan Tak Boleh Agresif?
  4. Seni Bercinta ala Tibet
  5. Bermain Dadu Cinta
  6. VARIASI GAYA BERCINTA
  7. Seks Untuk Penderita Hipertensi & Kolesterol
  8. Strategi Mengkritik Di Atas Tempat Tidur
  9. Seksualitas Di Usia 30 tahun
  10. Sextrology: Cara Menemukan Api Gairah
  11. Hubungan seksual lebih nikmat dengan pria sunat apa tidak ?
  12. Seks, Obat Alami yang Menyehatkan
  13. Gerakan Terseksi Payudara Saat Bercinta
  14. Penyakit Herpes Menular, Hati-hati Jika ke WC Umum
  15. RAHASIA NIKMAT JIMAK WARISAN MELAYU
  16. Tips Melakukan Posisi Seks Women On Top
  17. Pesona Seks...Woman on Top
  18. Manfaat Pertengkaran Dalam Rumah Tangga
  19. Seks Menurunkan Risiko Terserang Stroke
  20. Posisi Seks yang Berkhasiat Sama Dengan Olahraga