Berapa Lama Foreplay Dilakukan Sebelum Bercinta?



Foreplay atau pemanasan sebelum bercinta adalah salah satu aktifitas seks yang sangat penting dan tidak boleh dilewatkan. Foreplay bertujuan untuk meningkatkan gairah seks ke tahap yang paling tinggi sebelum penetrasi dilakukan.



Gairah seks yang tinggi sangat bermanfaat dalam meningkatkan hormon seks sehingga orgasme yang dirasakan akan semakin kuat dan sperma yang dikeluarkan akan semakin banyak. Begitu pula wanita yang mengalami gairah yang tinggi akan mendapatkan sensasi yang luar biasa.


Sebanyak 33% wanita ingin melakukan foreplay yang lama sebelum bercinta . Dengan melakukan pemanasan mereka merasa dicintai dan dibutuhkan oleh pasangannya dan tidak sekedar menjadi pelampiasan nafsu semata. Pemanasan sebelum bercinta juga membuat gairah mereka semakin meningkat.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan foreplay sebelum masuk ke sesi percintaan yang lebih dalam?

 Jawabannya tentu beragam tetapi dari hasil penelitian yang dilakukan oleh pakar seks Tracey Cox, rata-rata waktu foreplay yang paling ideal adalah antara 15-18 menit.
Menurut Tracey, pasangan yang melakukan pemanasan selama 18 menit sebelum bercinta pada umumnya lebih bahagia ketimbang mereka yang melakukan foreplay lebih cepat atau bahkan tidak sama sekali.
Cox berpendapat foreplay adalah kunci utama untuk membangkitkan gairah seks pasangan. Pendapatnya itu dituangkan dalam Journal of Sex Research yang telah dibaca oleh ribuan ahli dan pakar seks dari seluruh dunia.

Metode survei yang dilakukan adalah tanya jawab terhadap 152 pasangan heterokseksual. Hasilnya, mayoritas peserta kuis, baik itu pria maupun wanita setuju bahwa 18 menit adalah waktu yang sudah cukup untuk meningkatkan
rangsangan seksual satu sama lain.

Jenis- Jenis Foreplay (Pemanasan)
Foreplay atau pemanasan adalah aktifitas pra seks yang meliputi ciuman, pelukan, oral seks dan sentuhan pada bagian tubuh pasangan. Aktifitas ini dilakukan

untuk memberi rangsangan agar pasangan siap melakukan seks penetrasi.
Adapun jenis-jenis foreplay yang boleh dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Berciuman
Ciuman adalah salah satu aktifitas yang dapat memanaskan situasi apalagi jika jenis ciuman yang dilakukan adalah french kiss . Berciuman akan meningkatkan hormon seks dan memicu produksi dopamin yang akan membuat gairah seks semakin bertambah.
Adapun target ciuman tidak hanya bibir saja. Saat melakukan pemanasan anda bisa mencium pipi, hidung, mata dan area-area erotis pasangan anda, tujuannya agar si dia semakin bergairah.

2. Oral seks
Setidaknya ada 5 jenis oral seks yang paling umum dilakukan orang yaitu: cunnilingus, fellatio, nippling, shrimping, dan oro anal sex. Tentu saja kelima jenis oral ini menciptakan sensasi yang berbeda-beda sehingga sangat disarankan untuk mempraktekkan dua atau tiga jenis oral di atas kepada pasangan sebelum bercinta.

3. Pijat sensual
Pijat sensual sebelum bercinta adalah salah satu jenis foreplay yang bisa anda praktekkan bersama pasangan. Pijatan pada area sensitif akan meningkatkan keintiman dan kemesraan, karena itu sangat dianjurkan oleh para pakar seks. Pijatan sensual dilakukan pada area sensitif seperti payudara wanita, atau area sekitar perut dab paha.

4. Dengar musik romantis
Musik yang romantis akan membuat suasana jadi lebih menyenangkan dan memicu keinginan untuk berhubungan intim. Mendengar musik sebelum bercinta juga melepas hormon dopamin, dampaknya adalah tubuh jadi lebih rileks dan siap berhubungan intim.

Seks yang tergesa-gesa tentu tidak dapat memuaskan kedua belah pihak atau setidaknya kepuasan yang didapatkan tidak maksimal. Meskipun beberapa orang memang menyukai
seks kilat tanpa foreplay tapi seks seperti ini sebaiknya dilakukan sesekali saja.

Foreplay atau pemanasan sebelum bercinta sangat penting dan sangat disarankan dilakukan. Teknik ini juga sangat baik bagi para pria yang menderita ejakulasi dini karena membuat hubungan seks jadi lebih lama . Demikian
informasi singkat tentang manfaat dan jenis-jenis foreplay, semoga bermanfaat.