VARIASI GAYA BERCINTA


Bila memang mengundang kebahagiaan, lantas mengapa masih juga banyak pria atau wanita menikah yang diam-diam memiliki pasangan seksual di luar pernikahan mereka?  

Menurut Zoya Amirin, psikolog seksual, salah satunya disebabkan oleh kecenderungan wanita untuk berlebihan dalam mencintai pasangannya, termasuk membiarkan suami memiliki ketergantungan besar terhadap istri sehingga hampir mengambil peran ‘ibu’ daripada partner. “Ada sisi baiknya, tapi jangan keterusan. Karena, bila suami dibiarkan dalam posisi ‘anak’, maka seperti halnya hubungan anak dan ibu, ada masanya anak ingin meninggalkan ibunya,” papar Zoya.

Sebaiknya wanita memperlakukan pasangannya sebagai orang dewasa sehingga pria juga belajar bertanggung jawab pada dirinya sendiri. “Jangan terlalu mengatur. Pria pada dasarnya senang memegang kendali,” ujar Zoya.
  
Berikutnya, Zoya menyarankan agar pasangan jangan cepat terintimidasi dengan pernyataan ‘bercinta dengan satu orang hingga ajal menjemput’. Pernyataan ini sering membuat pria tertekan dengan pikiran, “Hah, masa saya cuma bisa bercinta dengan satu orang wanita seumur hidup?”
  
Padahal, pernyataan itu sebenarnya hanya persoalan statistik. Jangan membaca statistik tersebut dengan sudut pandang negatif. Cobalah ajak pasangan untuk menyadari bahwa hal itu justru sebuah keistimewaan, dengan pola pikir, “Hei, sebagai pasangan kita bisa mencoba ribuan variasi hubungan seksual dengan satu orang. Kita bisa mencoba segala cara, setiap posisi, termasuk yang paling eksperimental untuk tahu mana yang paling bisa kita nikmati bersama.”
  
Dengan mengacu pada prinsip tersebut, Zoya menilai, hubungan monogami tak hanya ideal secara emosional dan psikologis, tapi juga secara seksual. Mereka yang menjalani hubungan monogami biasanya berhasil menikmati hubungan seksual yang paling memuaskan. Mereka juga biasanya berusaha menemukan hal-hal baru agar hubungan seksual tidak menjadi monoton.
Sementara, hubungan seksual pada dua orang yang tidak terikat hubungan monogami biasanya hanya sampai pada tahapan memberikan sensasi. Dalam hal ini, pria biasanya hanya menginginkan kepuasan sesaat.    
  
Sayangnya, di Indonesia, eksplorasi seksual pada pasangan sering kali tak termasuk dalam daftar prioritas. Padahal, seharusnya pasangan suami-istri membuka diri untuk melakukan berbagai eksperimen seksual, asalkan bertujuan meningkatkan kualitas hubungan suami-istri. “Makin lama hidup monogami, seharusnya makin meningkat hubungan seksualitas. Suami-istri bertanggung jawab untuk tetap merasa terangsang dan tertarik kepada pasangan,” papar Zoya.
  
Jadi, sebelum tergoda mencari pasangan seksual baru hanya untuk sensasi dan kepuasan sesaat, ingat satu hal penting: ada ribuan cara untuk menuju kepuasan seksual, dan untuk itu sebenarnya hanya perlu satu pasangan saja. ANDA JUGA BISA DAPATKAN CARANYA DI PAKET HARMONI....


BACA JUGA ;
  1. Seni Penetrasi
  2. Penetrasi Dambaan Wanita
  3. Apakah Keluarga Anda Harmonis?
  4. Manfaat dan Kandungan Sawi
  5. Lika-Liku Tubuh Wanita
  6. Seks Rutin 30 Hari? Pasti Bisa!
  7. Warna-warni Air Mani dan Indikasi Kesehatannya
  8. Praktek Kerja Bank Sperma Di Shanghai
  9. Pria..Wajib Anda Tahu! 6 Bahasa Tubuh Wanita
  10. Seks Dua Kali Sepekan Bikin Keluarga Harmonis
  11. TEHNIK DAHSYAT & RAHASIA “MENJILAT” VAGINA WANITA
  12. Khasiat Telur Bebek Penambah Gairah Seks Para Kaum Lelaki
  13. Teknik Memijat Klitoris
  14. Cara Mantap Melakukan "HandJob" saat Bercinta
  15. Tips memuaskan wanita lewat handjob
  16. Bervariasi Seks dengan Cokelat