Mana Aromaterapi yang Pas untuk Anda?


Selain keharuman tubuh Anda dan pasangan, manfaatkan aromaterapi untuk melecut gairah Anda dan pasangan. Tapi, keharuman yang bagaimana?


Rose:  
Afrodisiak dan euphoric. Rose sangat cocok untuk  orang-orang yang sulit bergairah akibat tertekan dan stres. Rose dapat menimbulkan rasa bahagia dengan menurunkan depresi dan tekanan darah, serta  meningkatkan sirkulasi darah.

Jasmine: 
 Afrodisiak  dan euphoric. Dapat membantu mengurangi frigiditas dan impoten akibat rasa  tidak percaya diri (terutama dalam urusan seksual), meningkatkan mood dengan mengurangi depresi mental, dan  menghangatkan emosi yang 'dingin'.          

Palmarosa: 
Membantu mendorong seseorang mewujudkan angan-angan serta mendukung keinginan untuk mengubah diri. Bisa dipakai untuk pasangan yang bertengkar dan ingin berbaikan. 

Ylang-ylang:  
Sangat terkenal fungsinya sebagai afrodisiak. Ylang-ylang dapat membuat kita gembira (euforia). Ylang-ylang dapat menghangatkan emosi yang dingin. Mengurangi rasa frustrasi dan rasa kesal.

Nutmeg: 
Stimulating dan euphoric. Bermanfaat  mengembalikan ‘kehangatan’ yang mulai menghilang, selain meningkatkan sirkulasi darah dan jantung.                                    
Sandalwood: Sedative, earthing, dan afrodisiak. Membantu mengurangi stres yang menyebabkan seseorang menjadi pendiam. Sandalwood dapat menstimulasi hormon seksual dan sel reproduksi. Dianjurkan untuk pasangan yang ingin mempunyai anak.

Tip:
Campur beberapa minyak esensial untuk membuat sinergi yang berkaitan dengan manfaatnya, untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan aroma yang sesuai dengan keinginan Anda. (f)


Gairah dari Setetes Aromaterapi

Aromaterapi tak hanya berguna sebagai pengusir stres, tapi juga meningkatkan hormon. Masalah seksual biasanya timbul karena sistem energi pada tubuh. Di sini, hubungannya dengan chakra sakralis, yaitu titik saraf yang berhubungan dengan seksualitas. Letaknya di bawah tulang belakang, usus besar, dan kandung kemih. Chakra ini juga memengaruhi kerja emosi, penggunaan otak untuk mengambil keputusan, keterampilan, mengontrol diri, dan yang terpenting bagaimana menangani hubungan seksual. Juga penakar gairah, kepuasan fisik, serta kebahagiaan.      

Menurut Rina Poerwadi, Holistic Aromatherapy Practioner and Educator, penggunaan minyak esensial bisa membantu merelaksasi otot dan pikiran. Salah satu cara jitunya, melalui pemberian pijatan pada pasangan. “Sentuhan dan elusan melalui pijatan dapat membangunkan saraf sensorik pada permukaan kulit. Termasuk peranan penggunaan seprai yang lembut, harum, dan hangat,” tutur Rina. Penggunaan minyak esensial atau terapi dipercaya dapat memperbaiki pemblokiran chakra sakralis seseorang, sehingga gairahnya jauh lebih baik.            
        
Sensual massage stroke, yang banyak memakai alat pemijat panjang dengan pijatan melingkar, dapat memberikan sensasi menggairahkan. Lakukan pijatan pada bagian leher, wajah, dada, perut, betis, serta bagian paha dalam pasangan Anda. Cara ini juga sudah dipraktikkan oleh Rania. Ia dan suami bahkan menyebut kegiatan pijat-memijat dengan minyak esensial sebagai bonus atau hadiah, jika pasangan melakukan satu kebaikan kecil. “Jika suami mau berbaik hati membelikan makanan pesanan saya, maka setibanya di rumah, saya sudah menyiapkan minyak esensial kesukaannya, lantas saya berikan hadiah pijatan,” papar Rania. (f)

Gairah Dimulai dari Hidung

Aktivitas bercinta berkaitan erat dengan pikiran. Aktivitas seksual bisa melayang lepas, jika kita mampu mengarahkan daya berpikir kita seseksi mungkin. Bercintanya mungkin hanya di kamar, tapi membayangkan bercinta di cottage pinggir pantai dengan cahaya bulan masuk melalui kisi-kisi jendela, ah, Anda pun makin bergairah.               

Lantas, apa hubungannya bercinta dengan hidung, alias indra pembau? Menurut Rina Poerwadi, Holistic Aromatherapy Practioner and Educator, aroma yang terhirup melalui hidung, berhubungan dengan sense of smell atau olfaction.  Kerja olfaction ini erat dengan respons secara emosional, yang berdampak pada perubahan tingkah laku. “Ketika aroma tertentu terhirup, aroma tersebut mengalir melalu olfaction ke olfactory bulb, dan selanjutkan diteruskan ke 2 bagian otak kita yang bernama thalamus (mengidentifikasi jenis aroma) dan hypothalamus (memberitahukan asosiasi apa yang terkait pada memori kita ketika mencium aroma tersebut),” papar Rina.
   
Wewangian bisa mengingatkan kembali memori kita pada sebuah tempat atau kejadian. Sama halnya, jika kita senang menghirup parfum milik pasangan. Kita jadi ingat hangat pelukannya. Jika dikaitkan dengan seks, Rina menyarankan agar memilih minyak esensial yang memiliki khasiat afrodisiak (pembangkit gairah seks). Untuk wanita, harumnya mampu meningkatkan hormon estrogen. Untuk pria,  berhubungan dengan rasa percaya diri, mengurangi stres, serta meningkatkan rasa relaks.           

Bercinta tidak pakai wangi-wangian, tapi baik-baik saja, tuh!  Wewangian untuk urusan seks sangat berkaitan dengan seberapa penting seks dalam hubungan setiap pasangan. “Apabila seks merupakan prioritas utama, maka ‘ritual lain’ yang harus dilakukan untuk membangkitkan mood bercinta perlu dipikirkan,” ungkap Rina. Penggunaan minyak esensial, misalnya, akan membuat suasana lebih romantis. (f

BACA JUGA ;
  1. Hubungan Intim, Jangan Lupakan "Penutup"nya
  2. Ini Dia Perbedaan Fantasi Seks Pria dan Wanita
  3. Kalau Suami Kewalahan
  4. Menjaga Kesehatan vagina dengan Susu
  5. GELORA SEX 3 DEKADE
  6. "Sensasi Seks 'serangan fajar'
  7. Akibat Jika Kurang Bercinta
  8. Tunjukkan Cinta Tanpa Bicara, Begini Caranya!
  9. Para Istri....Ini Rahasia supaya di sayang suami
  10. Aksi Buah Dada Yang Pasti Memikat Suami Anda
  11. Enam Perbedaan Pengantin Baru dan Pengantin Lama
  12. Keharmonisan Ada, Justru Karena Kita Berbeda
  13. 20 RESEP MESRA SUAMI ISTRI
  14. Kata Kata Selamat Tidur untuk Kekasih, Suami, Istri dan Anak
  15. Manfaat Sinar Matahari
  16. Teknik Cara Mengatasi Ejakulasi Dini
  17. Posisi Bercinta Kamasutra Sesuai Berat dan Ukuran Badan
  18. Celah di Kulup
  19. Apakah Cuka Apel Bagus untuk Kesehatan?
  20. Air apa yang Cocok untuk Tubuh Kita?
  21. Penis Bisa Patah!